Meniti Jalan Kaya Petani

- Penulis

Rabu, 19 Mei 2021 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suradi petani profesional padi

Suradi petani profesional padi

Pergunu DIY –Kalasan– Pertanian menghasilkan bahan baku atau sumber energi. Pertanianpun menjadi peluang usaha, bisnis, dan tambang uang. Di Jepang, Amerika, Australia, Belanda dan China petani menjadi profesi top muda mudi. Ambilah saja Australia contohnya. Petani di negara Kangguru tesebut  bisa mengantongi  14 juta/ bulan.

Pertanian kita belum menjadi bidang profesi tujuan muda-mudi ibu pertiwi.  Profesi tertua ini belum dapat menjanjikan penghasilan yang baik bagi generasi muda Indonesia.  Hanya soal waktu profesi pertanian yang terpinggirkan saat ini kelak menjadi potensial penentu kekuatan pembangunan esok kemudian menjadi profesi bergengsi yang digeluti generasi.

Produk-produk pertanian menopang ketahanan pangan utama masyarakat. Pertanian bukan pekerjaan kampungan. Mensejahterakan dan menjadi kaya pelakunya sangatlah terbuka. Gestianus Sino contohnya, pemuda kreatif  NTT yang berhasil mengelola 1000 m2 lahan pertanian garapanya. Omset penjualan produknya tidak kurang dari Rp 232 juta/ tahun.

Stake holder pertanian diperlukan saling berhubung, berkontribusi, dan silih mengambil atau memberi manfaat. Jumlah pekerja petani mendominasi meski belum menjadi pekerjaan idaman kaum muda pun sarjana sekalipun. Namun banyak fihak berkepentingan dibidang strategis ini.

Baca Juga :  Langkah Pasti Hadapi Pandemi melalui Usaha Mandiri

Mengurai perkara satu-persatu berikutnya menghadirkan jalan keluarnya. Tiada fase pertanian yang bebas masalah. Mulai dari pra tanam, masa tanam, masa pemeliharaan, masa panen dan pascanya syarat masalah. Teknologi dan praktik-praktik pertanian kita masih sederhana.

Penanaman padi dalam skala 1000 m2 investasi yang dikeluarkan 5 kg benih,- dan outputnya petani mendapati  hasil produksinya 6 kuintal gabah selama 120 hari masa tanam. Maka dengan demikian petani memperoleh untung dari usahanya. Demikian diungkap Suradi petani kawakan padi Sanden Kalasan Sleman.

Petani ikan nila dalam skala 1000 m2 dengan investasi bibit  100.000 larva dan outputnya petani mendapati panenanya  1 ton nila konsumsi selama tiga bulan produksi. Maka seperti itu petani mendapati untung dari usahanya. Demikian dikisahkan Menjeng petani ikan Jumbleng Selomartani Kalasan.   

Baca Juga :  JURITNO PETANI INOVATIF

Usaha budidaya kambing  domba dengan investasi 20 ekor. Output usaha peternak briding selama 24 bulan pemeliharaan mendapati hasil budidayanya  120 kambing. Maka begitu peternak mendapati untung dari usahanya. Demikian dituturkan Faiz Fa direktur Gajahwong Dairy Goat Farm ditengah-tengah kesibukanya merawat kambing di Ledok Timoho Kota Yogyakarta, Rabu (19/05/2021).

Petani adalah investor anti krisisi. Tak pernah berhenti meski dalam pandemi, pun krisis ekonomi. Pertanian menjadi mata pencaharian yang baik. Bertani, berkebun, peternak memberi keuntungan uang dan non uang bagi pelakunya. Makmur hidupnya, sehat badanya, dan bahagia hatinya.

Tiada larangan petani kaya. Kesejahteraan tercapai dengan segala konsekuensinya. Menanam kemudian memanen. Berinvestasi kemudian dapati deviden. Banyak menanam banyak panenan. Dari pertanian menjadi kaya itu bisa. Penguatan dan peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan manajemen pengelolaan bagi para tani adalah jalan lapang mewujudkan petani yang kaya dan the real heroes, penolong negeri. (Ozan)

Berita Terkait

PENDATAAN ANGGOTA PERGUNU D.I. YOGYAKARTA
Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU MTs Nur Iman Mlangi Selenggarakan Muhadhoroh 4 Bahasa
SAMBANGAN SANTRI 40 HARI
Tantangan Guru Ditengah Majunya Tekhnologi Informasi
Jati Pamungkas-Amaliyatul Ulya Ketua Terpilih
Membangun NU dari Akar: MTs Nur Iman Selenggarakan Harlah IPNU-IPPNU, Isro’ Mi’roj dan Pelantikan Pengurus Komisariat IPNU-IPPNU
Pilih MA Berikutnya UNY, Fitri AR Ingin Menjadi Top Desainer
INTRUKSINYA LANGSUNG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Februari 2023 - 02:56 WIB

PENDATAAN ANGGOTA PERGUNU D.I. YOGYAKARTA

Sabtu, 24 September 2022 - 06:34 WIB

Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU MTs Nur Iman Mlangi Selenggarakan Muhadhoroh 4 Bahasa

Minggu, 4 September 2022 - 13:47 WIB

SAMBANGAN SANTRI 40 HARI

Rabu, 29 Juni 2022 - 01:14 WIB

Tantangan Guru Ditengah Majunya Tekhnologi Informasi

Jumat, 4 Maret 2022 - 15:17 WIB

Jati Pamungkas-Amaliyatul Ulya Ketua Terpilih

Berita Terbaru