Hadiri Turba PWNU DIY di PCNU Kulon Progo

- Penulis

Selasa, 27 April 2021 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turba PWNU DIY di PCNU Kulon Progo

Turba PWNU DIY di PCNU Kulon Progo

Pergunu DIY –Wates– Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY menyelenggarakan turba kedua di Pengurus Cabang Nahdlau Ulama (PCNU) Kulon Progo, Ahad (25/4/2021). Agenda turba kedua tersebut adalah penyampaian progres SITAKI, solusi badan hukum, kesiapan muktamar, dan NU Award.  

Fahmi Akbar Idris MM memaparkan kemajuan. Berdasarkan data capean kinerja PCNU Kulon Progo sudah sangat membanggakan. Wakil ketua PWNU DIY tersebut mengajak mensukseskan pendataan untuk kepentingan dakwah dan berbagai tujuan masa depan NU.  

Sitaki telah menyibak sekian informasi dan kondisi warga kita. Data ini modal dakwah sehingga NU tidak lagi selalu ketinggalan. Data menjadi asset penting sehingga NU miliki kesiapan dan kapasitas untuk berperan di depan di berbagai bidang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur DIY telah meminta bantuan Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) untuk membuat Prolegda Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren. Kami mohon pondok pesantren segera mengurus legalitas kelembagaanya, kurikulumnya sehingga gayung bersambut dengan kepercayaan Pemda DIY kepada PWNU DIY.

Kita berharap Raperda menjadi Perda yang memberikan manfaat, memajukan pondok pesantren dan pendidikan warga masyarakat Yogyakarta. Jangan sampai wadah kita borot, lantaran kita tidak tertib administrasi. Lantas orang lain yang justru mendapatkanya. Padahal wadah itu kita sendiri yang merancang, yang menyiapkanya dan yang membuatnya     

Baca Juga :  Nabila-Gatri Sabet Juara 1 Lomba Esai pada Ajang Madipo Fest'22

KH Drs Wasiluddin, Ketua PCNU Kulon Progo memberikan salam dan sambutan. Program berjalan meski darurat pandemi; LAZISNU, LDNU, LP Ma’arif, LKNU, LBHNU, Ambulance, KARTANU. Di berbagai Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) sedang membangun kantor, diantaranya Kapanewon Lendah yang membawahi 6 kelurahan; Wahyuharjo, Tanjungharjo, Jatisarono, Donomulyo, Kembang dan Banyuroto.

Setahun terakhir PCNU Kulon Progo kehilangan banyak tokoh dan kader; KH Anwar Hamid, Kiyai Ahmad Sufatah, KH Suhadi, KH Rusli, Kiyai Sumari, Kiyai Ahyanto, Kiyai Bimo Prasetyo dll. Kami berharap perjuangan dan warisan karya-karya beliau dapat kita jaga sebaik-baiknya, terutama bagi pengurus dan para kader NU Kulon Progo sebagai penerus para pendahulu.

Pengkaderan mulai menjangkau sampai ranting. PKPNU kini angkatan XLIV yang belum lama ini dilaksanakan di Pleret Panjatan. Kami mengajak kader NU terus berkontribusi. Kader NU yang ada di birokrasi maupun di fraksi kami kumpulkan untuk berkolaborasi dan bersinergi memajukan Kulonprogo. Konferensi PCNU Kulon Progo akan dilaksanakan 5 Juni mendatang.    

Baca Juga :  Pasca Konggres III, Pergunu DIY Pupuk Semangat Tebar Manfaat

Rois Syuriyah KH Saifuddin mengingatkan akhir-akhir ini viral informasi tokoh NU yang dihilangkan dari sejarah. Mari menahan diri. Ada waktunya merespon hal tersebut.

Kita yakin digoyang seperti apapun NU akan lestari selagi warganya mampu berbaris dan mencintainya. Sesepuh NU yang juga pernah menjadi anggota dewan tersebut berwasiat untuk terus berjuang demi kemajuan dan kejayaan Islam Ahlussunah Waljama’ah.   

Masyarakat Kulon Progo menurut KH Mas’ud Masduqi memiliki jimat ampuh yakni keberanian yang luar biasa. Bak keberanian dan kesaktian Pangeran Diponegoro dan Nyi Ageng menundukkan agresi dua Belanda.

Kulon Progo itu kullun farogo, pada akhirnya akan beres semuanya insyaallah. Pembangunan rumah sakitnya, konferensinya dst. Rois Syuriah PWNU DIY ini mengukuhkan untuk optimisme dan melaksanakan ikhtiar organisasi sebagaimana dipaparkan Pak Fahmi. (Bj)

Follow WhatsApp Channel www.pergunudiy.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional
Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro
Dilantik di Gedung DPD RI, PW Pergunu DIY Siap Mengawal Masa Depan Pendidikan NU dan Bangsa
Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman
Songsong Konfercab XV PCNU Sleman, Sinergi Kemandirian Jam’iyah dan Penguatan Pendidikan Jadi Sorotan
Mengetuk Keberkahan Muharam lewat Lembar Kemudahan Pendidikan
Suara Shalawat di Sela Deru Mesin: Catatan Spiritual dari Perjalanan Jalur Langit SMK Diponegoro
Merawat Tradisi, Menjemput Masa Depan: Menyiapkan Generasi Emas Nahdliyin di Ekosistem Pendidikan Terintegrasi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:28 WIB

PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:16 WIB

Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:57 WIB

Dilantik di Gedung DPD RI, PW Pergunu DIY Siap Mengawal Masa Depan Pendidikan NU dan Bangsa

Senin, 6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Mengetuk Keberkahan Muharam lewat Lembar Kemudahan Pendidikan

Berita Terbaru