Ibu Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali Maksum Wafat, Dunia Pesantren Kehilangan Sosok Ulama Perempuan Kharismatik

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pergunu DIY –Yogyakarta, 28 Juni 2025 — Keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dan dunia pesantren tanah air berduka atas wafatnya Ibu Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali Maksum pada Sabtu, 28 Juni 2025 pukul 04.50 WIB di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat.

Almarhumah merupakan salah satu tokoh perempuan terkemuka dalam lingkungan pesantren, pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta, dan A’wan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022–2027.

Profil Singkat

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibu Nyai Hj. Durroh Nafisah lahir di Bantul, 18 Agustus 1954. Beliau adalah putri keempat dari KH. Ali Maksum, ulama besar sekaligus Rais ‘Aam PBNU periode 1981–1984, dan Nyai Hasyimah Munawwir, yang berasal dari keluarga besar Pondok Pesantren Krapyak.

Sejak kecil, beliau tumbuh dalam tradisi pesantren dan dikenal sebagai pribadi yang tekun, disiplin, serta memiliki kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur’an. Semangat beliau dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada umat membentuknya menjadi sosok pendidik perempuan yang berwibawa.

Kiprah Pendidikan dan Pengasuhan

Sebagai pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak, Ibu Nyai Hj. Durroh Nafisah memiliki perhatian khusus dalam pembinaan santri, khususnya santriwati. Beliau turut mengelola dan mengembangkan berbagai unit pendidikan di lingkungan pesantren, antara lain:

  • Komplek Hindun-Annisa
  • Beyt Tahfidz An-Nafisah
Baca Juga :  Menjawab Tuduhan Feodalisme di Pesantren: Antara Adab, Keberkahan Ilmu, dan Tradisi Ulama

Keduanya menjadi pusat pendidikan Qur’ani yang menanamkan nilai-nilai keislaman, adab, dan akhlak kepada para santriwati.

Keterlibatan dalam Organisasi NU

Selain mengasuh pesantren, almarhumah juga aktif dalam struktur organisasi Nahdlatul Ulama. Dalam masa khidmat 2022–2027, beliau dipercaya sebagai salah satu A’wan PBNU. Kiprah beliau banyak berkontribusi pada pengembangan dakwah Qur’ani dan penguatan peran perempuan pesantren dalam kehidupan sosial keagamaan.

Keluarga Ulama dan Regenerasi Kepemimpinan

Almarhumah berasal dari keluarga besar ulama. Di antara saudara kandung beliau adalah:

  • KH. Atabik Ali (wafat 2021), pakar ilmu nahwu dan mufassir
  • Nyai Siti Hanifah Ali (wafat 2020)
  • Nyai Ida Rufa’idah Ali

Beliau juga merupakan ibu dari Nyai Hindun Annisa, pengasuh Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari Bangsri, Jepara, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris RMI PBNU periode 2022–2027.

Prosesi Pemakaman

Jenazah diberangkatkan dari RS Dharmais Jakarta pada pagi hari dan tiba di Krapyak, Yogyakarta, pada sore hari. Pemakaman dilaksanakan pada malam harinya di kompleks pemakaman keluarga besar Pondok Pesantren Krapyak.

Baca Juga :  Pastikan ELTT Guru Berjalan Mulus, Kaprodi Sanstra Inggris Turun Gunung

KH. Hilmy Muhammad, keponakan sekaligus salah satu murid beliau, menyampaikan belasungkawa mendalam:

“Telah wafat guru saya, Pengasuh Program Tahfidzul Qur’an PP Krapyak, Allahuyarham Bulik Nyai Hj. Durroh Nafisah Ali Maksum. Semoga Allah menerima amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.”

Nyai Hj. Durroh Nafisah dikenang sebagai sosok yang istiqamah dalam perjuangan dakwah, pendidikan, dan pembinaan santri. Beliau adalah panutan bagi santriwati dalam menjaga akhlak, kedisiplinan, serta semangat menuntut ilmu dan mengamalkan Al-Qur’an.

Warisan beliau akan terus hidup melalui generasi santri penghafal Qur’an, para pengasuh muda, dan lembaga pendidikan yang beliau bina.

Kepulangan beliau adalah kehilangan besar bagi dunia pesantren dan NU secara umum. Namun, semangat dan keteladanan yang beliau tinggalkan akan senantiasa menjadi inspirasi perjuangan dalam dunia pendidikan Islam.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau dan menempatkannya di sisi-Nya, bersama para kekasih-Nya. Aamiin.

Follow WhatsApp Channel www.pergunudiy.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kyai Nur Zaidin: Ulama Pejuang Diponegoro dan Perintis Dakwah Pesantren di Banyumas
Biografi Kyai Tasliman: Penjaga Sunyi Warisan Dakwah dan Jejak Perjuangan Diponegoro
Songsong Pelantikan, PW PERGUNU DIY Perkuat Jejaring dengan RMI dan UNY
Sambut Dawuh Sultan HB X, PW Pergunu DIY Siap Integrasikan PKJ di Madrasah
Konsolidasi Awal Kepengurusan, PW PERGUNU DIY Matangkan Pelantikan dan Bedah SK Masa Khidmat 2026–203
OPEN KONTRIBUTOR WEBSITE PW PERGUNU DIY
GURU: KEPAKAN KECIL YANG MENGGERAKKAN PERADABAN
PENDATAAN ANGGOTA DAN PENGURUS PW PERGUNU DIY
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:20 WIB

Kyai Nur Zaidin: Ulama Pejuang Diponegoro dan Perintis Dakwah Pesantren di Banyumas

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:13 WIB

Biografi Kyai Tasliman: Penjaga Sunyi Warisan Dakwah dan Jejak Perjuangan Diponegoro

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:46 WIB

Songsong Pelantikan, PW PERGUNU DIY Perkuat Jejaring dengan RMI dan UNY

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:17 WIB

Sambut Dawuh Sultan HB X, PW Pergunu DIY Siap Integrasikan PKJ di Madrasah

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:59 WIB

Konsolidasi Awal Kepengurusan, PW PERGUNU DIY Matangkan Pelantikan dan Bedah SK Masa Khidmat 2026–203

Berita Terbaru