Kartini Masa Kini, Nur Aini Satpam Serba Bisa

Ayu Nur Aini
Ayu Nur Aini

Pergunu DIY – Gamping– Satuan pengamanan (satpam) telah menjadi kebutuhan sekolah-sekolah besar. Bagi satuan pendidikan satpam tidak hanya melakukan usaha keamanan fisik, physical security, atau kewaspadaan kondusifitas sekolah, security minded, akan tetapi juga menangani keruwetan atau permasalahan lingkungan dalam rangka mendukung fungsi kepemimpinan mewujudkan pelayanan prima dan kemajuan lembaga.

Peranan dan fungsi tersebut ada di satuan pendidikan, sekolah santri berprestasi, Sekolah Dasar Nahdlatul Ulama (SDNU) Sleman Yogyakarta. Ayu Nur Aini, perempuan satpam sekolah santri mampu menciptakan kondusifitas dan mendukung pelayanan sekolah yang prima. Satpam ayu yang namanya harum. Bekerja profesional, penuh dedikasi, inisiatifnya kuat, responsif tanpa harus menanti adanya intruksi. Jiwanya bersemangat dan ikhlas mengabdi.  

Perempuan satpam yang dihati para santri. Menjadi guru kedua dan orang tua mereka di sekolah. Tidak kurang dari 390 murid SDNU semua hafal namanya, demikian juga sebaliknya. Bu Aini panggilan akrabnya yang senantiasa menjadi jujukan orang tua wali akan kabar anaknya. Bahkan lulusan Total Security Klaten Jawa Tengah ini bisa hafal alamat rumah dan nama orang tua murid-murid.      

Satpam ayu yang serba bisa, terdidik dan profesional. Bak polisi yang gagah, ia cakap mengelola dan mengatur lalulitas sekolah dari kedatangan dan kepulangannya. Perempuan kelahiran Sleman ini memang bukan penulis buku “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang menginspirasi generasi.

Namun satpam yang bekerja sejak 2015 ini ahli berkomunikasi dan mampu melakukan advokasi lebih dini. Komplain warga yang ringan yang berat semua diterima dengan hati. Jiwa satpamnya yang pembelajar tak pernah padam.

Ayu Nur Aini memang bukanlah sosok Nusaibah binti Ka’ab. Perempuan pemberani sahabat Nabi yang perananya sangat heroik dan berteladan. Namun pengaman swakarsa SDNU Sleman ini tangguh dan kuat. Menjadi garda terdepan pelayaan publik sekolah. Siap dan cakap bekerja menjaga lembaga.

Bahkan dihari libur pun jiwa tangguhnya terus hidup. Kontrol gedung dan asset sekolah tetap dilakukan. Liburan panjang rawan keamanan. Patroli sekolah malam hari pun tanpa diintruksi dijalani.

Perempuan satpam berputra dua ini gemar membantu. Banyak terlibat pada pos-pos penting kegiatan sekolah: tanggap darurat covid sekolah santri, kepanitiaan PPDB, pembangunan gedung baru, pelayanan bisnis NUMart, kegiatan kemasjidan, Masjid An-Nur di komplek sekolah dan masih banyak lagi.

Kartininya sekolah santri ini senang di SDNU lantaran ada idola, sekolah nasional yang beraswaja. “Berkah bagi saya, alhamdulillah saya mulai nyaman berkerudung sedari awal menjadi satpam di SDNU yang didirikan para kiyai dan penggerak pendidikan PWNU DIY.” Demikian imbuhnya perempuan satpam ini selepas selesainya program vaksinasi tahab ke-2 guru karyawan di ruang KKG SDNU Sleman Yogyakarta, Selasa (13/4/21). -Bj