SMK Ma’arif 1 Temon Berlaga di Ajang Kompetisi Sains Internasional

SUKSES SABET MEDALI PERUNGGU

Pergunu DIY –TEMON– SMK Ma’arif 1 Temon Kulonprogo D.I. Yogyakarta meraih medali perunggu dalam ajang kompetisi sains internasional. Penelitian yang dilakukan oleh Arina Lestari Mukti (X Akuntansi), Tarsiyatul Mukaromah (XI Akutansi), Riza Nur Habibah (XI RPL), Hanifah Choirun Nisaq (XI Farmasi), dan Klara Oktavia (XI Akutansi) sebagai riset sosial sains terbaik Wordl Science Environment and Enggineering Competition (WSEEC), Kamis-Senin (17-21/6 2021).   

Tujuh bidang yang dilombakan dalam WSEEC. Yakni Mathematics, Energy and Engineering, Environment, Physic, Life Science, Techonology, & Social Science. Tim SMK Ma’arif 1 Temon melakukan riset manfaat adanya Yogyakarta Airport International (YAI) bagi ekonomi masyarakat dengan judul Analysis of The Effect of The Exitance of YIA on The Economic Level Kaliwangan Kidul Hamlet Community Village Temon District Temon Kulonprogo 2021.

Tidak mudah melakukan penelitian tersebut. Murid-murid sempat terhenti melakukan riset. Karena situasi wabah pandemi waktu riset sangat terbatas. Kesibukan berbagai kegiatan di bulan puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Beberapa murid yang mondok sulit mendapatkan waktu melaksanakan riset. Tidak semua murid memiliki laptop untuk menyusun hasil riset dan penulisan laporan.   

Arina dkk murid-murid kreatif, percaya diri, dan pantang menyerah. Support tim guru pendamping yang kolaboratif. Tri Widayati SPd (guru Fisika), Uji Wardoyo, SKom (guru RPL), Dyah Puspitasary, SPd (guru B. Indonesia), dan Dra Rini Budiarti (guru B. Inggris) senantiasa melakukan pendampingan terbaik. Kebutuhan referensi di  perpustakaan sekolah dan fasilitas internetnya mendukung. Hambatan dan masalah diatasi sehingga riset selesai sampai pada panggung kompetisi.

Tri Widiyati, SPd salah satu anggota tim pendamping kompetisi WSEEC mengatakan. Atas keberhasilan murid-murid meraih kejuaraan ini mereka pada dasarnya memiliki modal cerdas dari Allah swt. Berikutnya kami hanya menguatkan dan mendampingi tahapan-tahapan penelitianya. Saat itu kami hanya ingin anak-anak benar-benar mengetahui. Bagaimana memilih judul yang termudah dan ada di masyarakat. Siswa bisa praktik ambil data sendiri di lokasi penelitian. Yang jelas anak-anak menjadi paham apa dan bagaimana melakukan penelitian. Demikian guru fisika pada SMK Ma’arif yang terakreditasi A tersebut menguraikan.

SMK Ma’arif 1 Temon mendukung penuh murid-murid mengikuti kompetisi WSEEC 2021. Sinergisitas sekolah dan yayasan LP Ma’arif NU DIY kami jalin. Guru-guru pendamping kami berikan kepercayaan. Hal-hal yang perlu dilakukan kami bagi habis. Surat-surat ijin penelitian misalnya kita selesaikan. Demikian Rohwanto, SPd yang sejak 2017 bertugas di lingkungan SMK Ma’arif 1 Temon saat wawancara di ruang kerjanya menjelaskan.

SMK Ma’arif 1 Temon sukes di laga kompetisi sains internasional berkat pembekalan akademik Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU DIY melalui kegiatan workshop yang di adakan di SMK Ma’arif Kota Yogyakarta. Berikutnya para tim sekolah mendapatkan pembinaan berkala secara daring pelatih ahli Ahmad Arief Ma’ruf, MSi, MA. Demikian kepala sekolah yang menggemari olah raga badminton ini menambahkan.

Dari wilayah barat pendidikan D.I. Yogyakarta terangkat. Murid-murid Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Ma’arif 1 Temon turut menorehkan prestasi internasional. Apresiasi tidak hanya dari sivitas sekolah dan LP Ma’arif NU tetapi juga dari pemerintah. Wikan Sakarinto, PhD, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI turut mensyukuri dan mengapresiasi atas capain prestasi gemilang peserta didik SMK Ma’arif D.I. Yogyakarta di ajang WSEEC 2021. (BJ)