Yogyakarta Membangun, 158 Guru & Dosen Siap Berkiprah di Pergunu

Dr Hilmy Muhammad MA

Pergunu DIY –PAKEM– Malam yang hening penuh khidmat menyertai ikrar sumpah pelantikan pengurus cabang seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan sumpah dipimpin Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu), Prof Dr KH Asep Saefudin Chalim MA  pada Ahad, 5/12/21. Sebanyak 27 guru Sleman, 38 dari Kulonprogo, 18 dari Kota Yogyakarta, 36 dari Gunungkidul, dan 39 dari Bantul resmi menjadi pengurus Persatuan Guru nahdlatul Ulama (Pergunu) masa khidmat 2021-2026.

Hadir dalam momentum pelantikan Dr H Hilmy Muhammad MA anggota DPD RI, H Fahmi Akbar Idries MM, Wakil Ketua PWNU DIY, Drs H Sukarjo MPd LP Maárif NU DIY, Drs KH Syakir Ali MSi, Rais Syuriah PCNU Sleman, H Sya’ban Nuroni Ketua PCNU Gunungkidul, pejabat daerah Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman dan sejumlah tamu undangan.

KH Fahmi Akbar Idris menyampaikan apresiasi atas pencapaian Pergunu DIY yang dapat mengkosolidasikan guru NU diseluruh wilayah DIY yang notabene menjadi basis utama pembangunan pendidikan. Sudah seyogyanya guru-guru NU harus diperhatikan pemerintah, sebab jumlahnya amat banyak dan tanpa pamrih. Guru-guru NU di pelosok-pelosok, di sekolah-sekolah swasta sangat-sangat perlu diperhatian khususnya oleh pemerintah, imbuhnya.

Dr KH Hilmy Muhammad MA menyampaikan bahwa tonggak urusan perbaikan pergunu telah dimulai. Pemerintah pusat luar biasa memberikan perhatian dan program. Hanya saja respon pemerintah daerah masih rendah. Program pusat tidak keserap dengan baik.  PPPK misalnya. Advokasi guru-guru di lingkungan NU sangat  lemah.

Hilmy kirtik pemerintah, Nadiem Anwar Makarim, selaku menteri untuk tidak memberatkan dosen-dosen naik pangkat harus menulis di scopus. Padahalal di barat pangkalan data terebut tidaklah dipercaya. Menulis dengan bahasa apapun Jepang, Jerman, Arab, Indonesia ukuranya isi tulisan dan kualitas pemikiranya tidak harus di scopus tentunya. Demikian senator muda ini menyarankan.     

Prof KH Saefudin Chalim MA menyatakan Pergunu solid dan besar, berbeda dizaman pemerintahan Orde Baru. PP Pergunu secara nasional telah membentuk 34 pengurus wilayah (PW) Pergunu dan 514 Pengurus Cabang (PC) Pergunu di seluruh Indonesia. Pergunu dengan kepengurusan yang besar harapanya dapat memberikan mafaat bagi umat dan pembangunan bangsa.  

Pelantikan Akbar dengan tema “Penguatan Organisasi Berbasis Cabang dan Peningkatan Kesejahteraan Guru di DIY”, memiliki makna perjuangan. Mengajak segenap guru menjadi pribadi yang tangguh, berdayasaing dan penuh percaya diri. Kiyai Asep berpesan, sebagai seorang guru kita harus mampu menjadi orang tua bagi murid, mendoakannya, bukan saja muridnya tetapi sampai orang tua dan keluarganya agar dimudahkan segala urusan.

Kiyai Asep memberikan tips agar mendapat keberkahan. “Apa kuncinya? Saya selalu salat malam”. Banyak rahasia dan keberkahan salat malam. Lakukan satu atau setengah jam sebelum Subuh. Jangan tidur setelah salat Subuh hingga terbit matahari. Allah membagi-bagikan rezeki antara waktu terbitnya fajar dan terbit matahari. Jaga salat dluha janji-Nya nyata. Siapa pun yang mendawam-kan amaliah ini Allah akan memberi kecukupan hidup. Demikian kiyai yang profesor ini menguatkanya.

Yogyakarta sedang membangun. Keguruan di bawah kepemimpinan Drs Miftahul Bakhri MPd Ketua PC Pergunu Bantul, Purwanto SPd MM Ketua PC Pergunu Gunungkidul, Moh Saifulloh Ketua PC Pergunu Kota Yogyakarta, Rohmat Agus Salim SAg Ketua PC Pergunu Kulonprogo, dan Akhmad Mustaqim MA Ketua PC Pergunu Sleman dan Samsul Ma’arif Mujiharto Ketua PW Pergunu DIY siap bersinergi melakukan konsolidasi melaksanakan amanat organisasi. Meningkatkan kompetensi guru, mengangkat kesejahteraannya dan kedepan guru-guru kita mulia.

Malam yang hening begitu nikmat. Tamu dan peserta pelantikan khusuk mengikuti acara-demi acara hingga paripurna. Pelantikan Akbar Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) se-DIY masa khidmat 2021-2026 di Yayasan Sibawaeh Pondok Pesantren Afkaaruna Pelem Harjobinangu Pakem Sleman disempurnakan do’a munajat yang di pimpin Drs KH Muhammad Syakir Ali MSi, Rois Syuriah PC NU Kabupaten Sleman. (Hand)