Mengurai Kemandekan, Mensukeskan Konferwil Pergunu DIY

Rapat panitia
Rapat Panitia Konferwil Pergunu DIY

Pergunu DIY – Perhelatan konferwil I Pergunu DIY dilaksanakan akhir Maret mendatang. Panita terus bekerja melaksanakan tugasnya tahapan demi tahapan. Bukan tanpa kendala dan masalah. Safari PW-PC Pergunu belum terlaksana. Konektivitas antar seksi kepanitiaan belum terhubung dan saling bekerja sama, termasuk bagaimana kebutuhan biaya akan dipenuhinya. 

Tradisi keguruan dimulai. Rapat gabungan sekretariat dan tim kepanitiaan dalam musyawarah membedah masalah dan mencari solusi. Ponijo selaku seksi safari melaporkan dan membuka masukan. Safari PW-PC Pergunu yang semula dalam satu tim dibagi menjadi lima tim. Insan Pergunu sedang memperbaiki, belajar disiplin dan produktif dalam bermusyawarah.

Safari diagendakan ulang dengan pendelegasian baru. Safari PW-PC Kulon Progo oleh Mukhtar dan Kyaimudin, Safari Sleman oleh Kyaimudin dan Mukhtar, safari PW-PC Gunung Kidul oleh Ponijo, safari PW-PC Bantul oleh Choirudin dan  Khulil, dan safari PW-PC Yogyakarta oleh Syauqi dan Tentrem.

Safari Pergunu membawa sejumlah agenda. Yakni; sosialisasi konferwil kepada pengurus cabang se DIY, sosialisasi seragam persatuan, sosialisasi dan launching website. Turba yang digagas para pengurus ini merupakan bentuk penyerapan aspirasi, serta silaturahmi antar insan pergunu. Kegiatan kedua pra konferwil ini juga dimaksudkan untuk menjaring potensi-potensi sumber daya manusia di seluruh cabang.

Ulfah Fauziyah, bendahara konferensi, melaporkan Sabtu 13 Maret terkumpul  dana amal Rp. 11.650.000,00. Masih ada kekurangan Rp. 5.750.000 dari anggaran kebutuhan yang direncanakan.  Kami berharap seluruh seksi berkolaborasi dengan baik sehingga pembiayaan bisa terserap dengan efektif, saran bendahara yang juga guru SMA Ma’arif Kota Yogyakarta.

Seksi konsumsi, Istiqomah dkk menawarkan fasilitas dan pelayanan konsumsi peserta konferwil dengan sistem coffee break. Kami ingin mendukung konferwil sehingga dapat berjalan lancar dan hikmat. Selain itu pelayanan snack dan makan peserta secara langsung dengan cara kotak atau dusan juga sangat baik. Seksi konsumsi merencanakan anggaran dua kali snack dan dua kali makan. Anggaran yang dibutuhkan Rp. 4.084.000,00- dengan jangkauan maksimal 80 porsi, imbuh beliau

Ahmad Syauqi, selaku seksi pubdekdok melaporkan. Tim pubdekdok siap bekerja demi kelancaran agenda konferwil Pergunu ini. Dengan detil beliau menyampaikan bahwa backdrop acara, banner ucapan selamat disetiap cabang, pengambilan gambar saat pelaksanaan akan kami laksanakan. InsyaAllah kami akan bekerja sama dengan TAV; Tim Produksi Audio Video SMK Ma’arif 1 Kota Yogyakarta dalam pelaksanaan konferwil tanggal 27 Maret mendatang.

Sementara itu Fatkhurrohman, koordinator webinar dan launching website melaporkan progres ketugasanya. Webinar pendidikan akan menghadirkan tokoh muda Dr. KH.  M. Ihksanuddin, M.Si., Dekan Fak. Ushuludin IIQ An-Nur Yogyakarta  dan Dr. Suyatmi, Dosen AMIKOM Yogyakarta. Webinar tersebut secara garis besar akan membahas tentang memperbaiki kompetensi guru dan memperbaiki kesejahteraan guru, yang harapannya dapat bermanfaat tidak hanya kalangan internal Pergunu saja tetapi dapat bermanfaat untuk insan pendidik di seluruh Indonesia. Selain Webinar Pendidikan, agenda konferwil akan dimeriahkan dengan kegiatan launching Website Pergunu DIY  oleh H. Fahmi Akbar Idris, MM., Wakil Ketua Tanfiziyah PWNU DIY.

Ditengah keterbatasan karena Pandemi COVID-19 tidak menjadi hambatan panitia Konferwil Pergunu untuk menyiapkan agenda ini semaksimal mungkin . Pandemi mengakibatkan kemandegan, dalam berbagai aspek kehidupan. Golong giling cara kita menghadapinya. Kita berusaha merangkul stake holder; guru, dosen, ustadz,  tokoh-tokoh NU, dan jamaah nahdliyyin untuk berkontribusi mensukseskan hajat konferwil meski masih dalam masa pandemi. 

Mari kita lakukan sesuatu untuk Pergunu dan juga menyukseskan konferwil bersama-sama. Bukankah Allah Yang Maha Rahman menjanjikan kemudahan-kemudahan dari kemandekan ataupun kesulitan? Demikain ajakan ketua panitia, Fauzan, sebelum pertemuan panitia ke-dua di Gedung PWNU DIY MT Hariyono tersebut diakhiri.  

Penulis : Panca