Merayakan Kemenangan Kecil di PCNU Kota Yogyakarta

- Penulis

Kamis, 29 April 2021 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Turba Ramadan PWNU di PCNU Kota Yogyakarta

Turba Ramadan PWNU di PCNU Kota Yogyakarta

Pergunu DIY –KOTAGEDE Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Yogyakarta memasuki gerbang kemenangan. Dari kondisi minus hingga bendera NU bisa berkibar di teritori 29 ranting Kota Yogyakarta. Wilayahnya paling kecil namun permasalahannya paling komplek. NU sumber kekuatan. Militan NU Kota mulai membuktikan NU organisasi besar, betul-betul meriam bukan sebatang glugu.

Warga NU Kota Yogyakarta akan terus bertambah atas pertolongan Allah Taála. Sebagaimana hal ini sesuai dengan nama ketuanya Yazid dan nama roisnya Manshur. “Jika NU Award dilaksanakan saya kira PCNU Kota Yogyakarta calon pemenangnya”. Demikian Rois Syuriah, KH Masúd Masduqi dalam sambutanya pada Turba PWNU DIY, Rabu (28/4/2021).   

Rapat pengurus bulanan rutin dilaksanakan. Lailatul Ijtima lapanan mendapati respon positif warga. Tidak kurang dari 150 orang hadir disetiap pelaksanaanya. Sensus warga NU progres 1855. Dari 14 kemantren dengan 45 kelurahan telah terbentuk 29 pengurus ranting.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) baru 3 kali dilaksanakan namun dampaknya menghijaukan Kota Yogyakarta. Rantingisasi berikutnya di 16 kelurahan. Berikutnya semoga bedera NU saip berkibar diseluruh 45 Kelurahan Kota Yogyakarta. Demikian progress report Ketua PCNU Kota Yogyakarta, Dr M Yazid Afandi MAg.

Baca Juga :  Semarak HGN Pergunu Bantul-REFO Gelar Pelatihan Transformasi Digital Pembelajaran

Pemetaan lembaga kami lakukan dengan grade A-D sebagai berikut; LBMNU, LAKPESDAM, LAZISNU, LP Maárif, LPBHNU, LDNU, LPNU, LESBUMI, LKKNU, LPBNU, LTMNU, LWPNU. Demikian ketua tanfidz yang juga dosen pada Fak. Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga tersebut menyakinkan.           

Dari SITAKI diperoleh data bahwa tingkat ekonomi dan pendidikan warga kota sudah lebih baik dari kabupaten lainya. Banyak doktornya bahkan di ranting ada profesornya. Penghasilan warga yang kebanyakan berprofesi wiraswasta, masyarakat Usaha Menengah Kecil (UMK), berpotensi menjadi sasaran LAZISNU baik sebagai muzaki, pun mustahik tetap adanya.

Treatment kota semakin menemukan formnya. NU leader iya, namun NU juga pekerja. Banyak kawan-kawan pengusaha NU sukes. Kita punya talent-talent yang luar biasa. Ada Yoni Aresto, Wawan Hermawan yang warga kita tidak/ jarang yang mengenalnya.

Baca Juga :  Dari Kelas ke Lapangan: SMK Diponegoro Depok Wujudkan Ilmu Jadi Aksi Nyata

NU modern, NU maju, dan NU punya kemampuan mari kita buktikan. Demikian Fahmi Akbar Idris MM, Wakil Ketua Tanfidziah PWNU DIY dalam elaborasinya Turba yang ke-tiga di Kota Keraton.        

Rois Syuriah PCNU Kota Yogyakarta, KH Solehudin Manshur SAg menambahkan. LP Maárif terus kita kenalkan di forum-forum kepengurusan dan warga kota. TK Masyitoh diuri-uri, azam kita mendirikan SDNU, SMPNU, SMANU diijabahi sehingga kita turut dari bawah membesarkan UNU Yogyakarta.

Termasuk hajat PCNU Kota Yogyakarta membentuk lembaga perekonomian NUPEDIA. Mohon ahli-ahli ekonomi wilayah berkenan mendampinginya. Kami berharap NU Kota Yogyakarta kedepan bisa membawa kemaslahatan teruntuk masyarakat lebih luas.

PCNU Kota Yogyakarta inginkan turba PWNU tidak hanya pada Ramadan. Pertemuan semacam ini produktif dan bisa untuk refleksi, pula evaluasi kinerja organisasi. Turba tahunan yang di adakan di Hall RM Ayam Goreng Ny Suharti Jl Gedongkunig ini berlangsung meriah nan berkah. Berbuka bersama sebagai penutupnya. (Bj)    

Follow WhatsApp Channel www.pergunudiy.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peningkatan Mutu Pendidikan: Wabup Kulon Progo Dorong Guru Pergunu Akselerasi Transformasi Madrasah dan Pesantren
Tingkatkan Kemampuan Literasi, Penerima Beasiswa LAZISNU Sleman Ikuti Pelatihan Jurnalistik
PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional
Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro
Dilantik di Gedung DPD RI, PW Pergunu DIY Siap Mengawal Masa Depan Pendidikan NU dan Bangsa
Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman
Songsong Konfercab XV PCNU Sleman, Sinergi Kemandirian Jam’iyah dan Penguatan Pendidikan Jadi Sorotan
Mengetuk Keberkahan Muharam lewat Lembar Kemudahan Pendidikan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Peningkatan Mutu Pendidikan: Wabup Kulon Progo Dorong Guru Pergunu Akselerasi Transformasi Madrasah dan Pesantren

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Tingkatkan Kemampuan Literasi, Penerima Beasiswa LAZISNU Sleman Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:28 WIB

PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:16 WIB

Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro

Senin, 6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman

Berita Terbaru