SLEMAN — Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bergerak cepat mematangkan persiapan pelantikan pengurus masa khidmat 2026-2031. Konsolidasi langkah ini diwujudkan melalui rapat koordinasi yang digelar di MTs Nur Iman Mlangi, Gamping, Sleman, pada Selasa (21/4/2026) siang.
Rapat yang dihadiri oleh jajaran inisiator pengurus wilayah, di antaranya Ahmad Faozi, Fauzan Satyanegara, dan Istiqamah ini, menyepakati sejumlah target krusial. Salah satu fokus utama adalah “gaspol” melengkapi formasi kepengurusan yang mencakup 9 departemen, dengan tenggat waktu penyelesaian paling lambat 28 April 2026.

Guna mempercepat pengisian pos-pos yang masih kosong, forum menyepakati pembagian tugas penjaringan (headhunting). Istiqamah, Fauzan Satyanegara, dan Ahmad Faozi masing-masing diamanahi untuk menjaring dan merekomendasikan empat nama kader guru NU potensial untuk masuk ke dalam jajaran pengurus wilayah.
Jajaki Lokasi dan Sowan Ketum
Selain penyusunan formasi pengurus, persiapan teknis pelantikan juga terus dikebut. PW Pergunu DIY saat ini tengah menjajaki peminjaman fasilitas gedung ke sejumlah institusi strategis, di antaranya DPRD Kota Yogyakarta dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta.
Sebagai langkah pendukung, Ahmad Faozi ditugaskan secara khusus untuk segera merampungkan proposal pelantikan. Proposal tersebut nantinya akan diserahkan kepada Pimpinan Pusat (PP) Pergunu, DPRD Kota Yogyakarta, UNU Yogyakarta, serta mitra-mitra strategis lainnya.
Penulis : Fauzan Satyanegara
Editor : Rdipadilaga
Halaman : 1 2 Selanjutnya









