KAJI KUBRO SISWO WIRA MUDA

SMK Ma'arif 2 Sleman Juara Dilaga Kompetisi Sains Dunia

Tim periset SMK Ma'arif 2 Sleman
Tim Periset SMK Ma'arif 2 Sleman

Pergunu DIY –TEMPEL– Kabar terbaru murid Ma’arif NU berprestasi. Empat bulan melakukan kegiatan penelitian kolaboratif. Tim riset SMK Ma’arif 2 Sleman yakni Misbachul Choiri (XI Otomotif), Rahmad Andrean Fauzi ((XI Tata Boga), Jeki Hermawan (XI Otomotif), Ratna Safari Andiyani (X Tata Busana), dan Suranti (XI Tata Boga)  berhasil meraih kemenangan  pada ajang WSEEC 2021.

Indonesia kaya akan aset seni budaya adi luhung yang sarat dengan nilai pendidikan dan arahan budaya bagaimana memenangi tantangan zaman. Seni budaya adiluhung memberikan solusi dan inspirasi zaman. Salah satunya adalah seni tari tradisional Kubro Siswo Wira Muda warisan nenek moyang yang hingga saat ini lestari di Selingan, Karang Talun, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah.

World Science, Enggineering and Environtment Competiton (WSEEC) yang digelar Indonesia Young Scientist Association (IYSA), Senin-Kamis (1-20/62021) diikuti oleh murid-murid terbaik dunia. Terdiri 288 tim peserta dari 21 negara. Yakni Afrika, Filipina, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Irak, Korea, Nigeria, Macedonia, Makau, Meksiko, Puerto Riko, Romania, Rusia, Thailand, Turki, USA, Vietnam, dan Yaman.

Penelitian tim SMK Ma’arif 2 Sleman The Analilysis of Kubro Siswo Wira Muda Song Lyrics and The Implications on Character Education in Selingan Karang Talun Ngluwar Magelang dinilai unggul oleh tim penguji WSEEC dalam sidang presentasi via zoom. Riset murid-murid yang didampingi oleh Lilik Diyah Astuti, SPd (guru B Indonesia), dan Rizki Minarti, SPd (guru B Inggris) berhasil meraih medali perunggu.

Pandemi sungguh membatasi. Gundah dilanda wabah. Bagaimana sekolah dan murid mendapati prestasi dimasa darurat menjadi pemantik Lilik Diyah Astuti S.Pd. Wakil kepala bidang kesiswaan SMK Ma’arif 2 Sleman optimis menjalani tugas-tugasnya. Murid-murid sempat dead lock pula ganti judul dalam penelitianya. Ritme mood yang dinamis murid dampinganya turut menjadi kendala dalam proses penelitian ilmiah tersebut.

Lilik Diyah Astuti SPd wakil kepala bidang kesiswaan SMK Ma’arif 2 Sleman

Greget ingin maju dan berkembang sementara corona-19 menghimpit di sana-sini bagi guru beranak dua ini bukan berarti mengunci meraih prestasi. Bersama guru bahasa Inggris laksanakan tugas mulia. Kesulitan masalah diangkat bersama. Judul baru ditemukan. Mood bagus murid-murid lahir. Mereka terus bergerak meneliti dari pustaka, ke lapangan ambil data hingga ditemukan hasil analisanya dan pelaporannya.

Dra Atik Sunaryati, kepala SMK Ma’arif 2 Sleman memberikan keluasan bagaimana guru-guru bekerja. Mengisi pos-pos penting di berbagai bidang keahlian sekolah yang dipimpinya bagaimana bisa maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat. SMK Maárif 2 Sleman terus berikhtiari maju meski darurat pandemi.  Di sini tempatnya guru-guru yang mau belajar, dan berkembang. Lupakan prestasi yang sudah. Berikutnya lakukan yang baru untuk prestasi berikutnya. Demkian ungkapnya kepala sekolah yang juga aktif di berbagai organisasi sosial masyarakat ini.

SMK Ma’arif 2 Sleman sukes di laga kompetisi sains internasional berkat pembekalan akademik Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU DIY melalui kegiatan workshop yang di adakan di SMK Ma’arif 1 Kota Yogyakarta. Berikutnya para tim sekolah mendapatkan pembinaan berkala secara daring pelatih ahli Ahmad Arief Ma’ruf, MSi, MA. Demikian kepala sekolah yang menggemari pisang kepok kuning tersebut menambahkan.

Dari pinggir wilayah Sleman utara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif 2 Sleman turut memperkuat nama D.I. Yogyakarta sebagai kota pendidikan. Sekolah yang membuka tiga keahliah yakni jurusan Tata Boga, Otomotif, dan Tata Busana oleh Kemendikbud RI ini juga dijadikan pusat keunggulan sekolah kejuruan di Indonesia. (Bj)