Langkah Pasti Hadapi Pandemi melalui Usaha Mandiri

- Penulis

Rabu, 12 Mei 2021 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abdaul Habibur Rahman

Abdaul Habibur Rahman

Pergunu DIY –Depok-   Abdaul Habibur Rahman (Habib), alumnus Universitas Islam Indonesia (UII), menjadi wirasuahawan startup dibidang peternakan penggemukan dan pembibitan kambing.

Ini merupakan platform transformasi bisnis petani muda dibidang peternakan teruntuk mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Saat ini, Habib memiliki tiga ekor kambing gembel, satu pejantan dan dua betina. Ukuran panjang kandang 6 meter dan lebarnya 1,7 meter. Kapasitas kandang 16 ekor kambing yang dibuat awal puasa tersebut target  berikutnya bisa penuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lulusan perguruan tinggi Islam tertua ini mengambil inisiasi usaha peternakan lantaran prinsip peluang kekinian dan kemandirian. “Pandemi bukan invasi namun menguji eksistensi. Wabah corona lama-lama dengan sendirinya akan sirna”, kata pria muda itu optimis.  

Kambing hewan berperut banyak, memiliki sifat cerdas dan suka mencari tahu. Hewan piaraan berkaki empat tersebut memiliki perilaku pintar, dapat dipeliharan dan dibudidayakan untuk berbagai kepentingan manusia.

Baca Juga :  PERGUNU BANTUL JALIN MITRA PUSAT DAN PEMDA

Di zaman Nabi Ismail as hewan bertanduk tersebut mulia keberadaanya. Diabadikan sebagai simbol keberanian, kepasarahan, penyelamatan, ketaatan dan ketauhidan. Kambing menjadi hewan sesembelihan populer di hari raya Idul Adha.

Hewan memamah biak sedari dahulu kala memberi manfaat kepada manusia, susunya, dagingnya, kulitnya, bahkan urin dan tinjanya. Komposisi gizinya lebih tinggi dari daging sapi, domba, dan ayam.

Susu hewan herbivora tersebut menjadi minuman istimewa sedari zaman nabi. Kulitnya menjadi bahan baku berbagai produk budaya; tas, sepatu, perkakas, beduk, alat musik misalnya. Urin dan tinjanya menjadi bahan dasar pupuk untuk perbaikan dan kesuburan tanah pertanian.

Di masa krisis, Nabi Muhammad menjawabnya dengan berwira usaha. Menggembala kambing sebagai bisnis starupnya. Membantu keluarga sang paman dan merintis kemandirian menjadi pemantik awalnya. Dibalik cobaan didapat peluang dan kejayaan.

Baca Juga :  JURITNO PETANI INOVATIF

Belia mudanya bekerja keras. Nabi terus menjalaninya hinga menjadi wirausahawan terkemuka berdagang kemanca negara; Bahrain, Busra, Irak, Suriah, Yaman, dan Yordania. Demikianlah panutan kita memiliki cara bagaimana menaklukkan krisis kehidupan.

Bagi Habib, krisis global corona kita terima dengan tetap waspada. Jangan menghalangi belajar pun berswadaya. Sebelum pandemi saya bekerja di bidang pariwisata. Penggemukan dan pembibitan kambing bagi saya bisnis yang baik dan menyenangkan.

Meski orang tua guru, pegawai negeri sipil (PNS) dan adik pegawai bank (BNI), Habib memilih pekerjaan wirausaha. Sarjana psikologi perkembangan kelahiran Sleman dua bersaudara ini merintis bisnis kambing juga atas restu orang tuanya. (Ozan)

Follow WhatsApp Channel www.pergunudiy.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merawat Tradisi, Menjemput Masa Depan: Menyiapkan Generasi Emas Nahdliyin di Ekosistem Pendidikan Terintegrasi
Contoh Sambutan Perpisahan/Akhirussanah Kepala Sekolah Berbasis Pesantren
Kyai Nur Zaidin: Ulama Pejuang Diponegoro dan Perintis Dakwah Pesantren di Banyumas
Biografi Kyai Tasliman: Penjaga Sunyi Warisan Dakwah dan Jejak Perjuangan Diponegoro
Songsong Pelantikan, PW PERGUNU DIY Perkuat Jejaring dengan RMI dan UNY
Sambut Dawuh Sultan HB X, PW Pergunu DIY Siap Integrasikan PKJ di Madrasah
Konsolidasi Awal Kepengurusan, PW PERGUNU DIY Matangkan Pelantikan dan Bedah SK Masa Khidmat 2026–203
OPEN KONTRIBUTOR WEBSITE PW PERGUNU DIY
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:36 WIB

Merawat Tradisi, Menjemput Masa Depan: Menyiapkan Generasi Emas Nahdliyin di Ekosistem Pendidikan Terintegrasi

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:17 WIB

Contoh Sambutan Perpisahan/Akhirussanah Kepala Sekolah Berbasis Pesantren

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:20 WIB

Kyai Nur Zaidin: Ulama Pejuang Diponegoro dan Perintis Dakwah Pesantren di Banyumas

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:13 WIB

Biografi Kyai Tasliman: Penjaga Sunyi Warisan Dakwah dan Jejak Perjuangan Diponegoro

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:46 WIB

Songsong Pelantikan, PW PERGUNU DIY Perkuat Jejaring dengan RMI dan UNY

Berita Terbaru