Di sinilah konsep Takwa Diagonal menjadi relevan untuk dipopulerkan. Jika ketakwaan vertikal menghubungkan manusia dengan Allah dan ketakwaan horizontal menghubungkan manusia dengan sesama, maka Takwa Diagonal menghubungkan manusia dengan seluruh ciptaan (hablum ma‘a al-kawn). Ia merupakan kesadaran hidup yang selaras dengan sunnatullah, hukum-hukum Allah yang mengatur alam semesta.
Disebut “diagonal” karena ia melintasi dan mengintegrasikan dua dimensi ketakwaan utama sekaligus. Takwa Diagonal bukan kategori moral baru, melainkan penyempurnaan tauhid: pengakuan bahwa Allah mengatur alam melalui hukum-hukum-Nya, dan manusia berkewajiban menyesuaikan perilakunya dengan hukum tersebut.
Takwa Diagonal sebagai Ibadah dan Implementasi Maqashidus Syariah
Takwa Diagonal menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan etis atau kepedulian sosial, melainkan kewajiban spiritual dan bagian dari ibadah. Mengurangi sampah plastik, merawat sungai, menghemat energi, menanam pohon, serta menggunakan teknologi ramah lingkungan bukan sekadar tindakan duniawi. Semua itu merupakan bentuk ubudiyyah, penghambaan kepada Allah melalui penghormatan terhadap sunnatullah.
Pandangan ini sejalan dengan kerangka besar pemikiran Imam Ghazali tentang tujuan syariat. Dalam al-Mustashfa, beliau menegaskan:
أما المصلحة فهي عبارة في الأصل عن جلب منفعة أو دفع مضرة ولسنا نعني به ذلك فإن جلب المنفعة ودفع المضرة مقاصد الخلق وصلاح الخلق في تحصيل مقاصدهم لكنا نعني بالمصلحة المحافظة على مقصود الشرع ومقصود الشرع من الخلق خمسة وهو أن يحفظ عليهم دينهم ونفسهم وعقلهم ونسلهم ومالهم فكل ما يتضمن حفظ هذه الأصول الخمسة فهو مصلحة وكل ما يفوت هذه الأصول فهو مفسدة ودفعها مصلح.
Kemaslahatan sejati bukan sekadar memenuhi kepentingan sesaat manusia, melainkan menjaga tujuan utama syariat: agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Dalam konteks ekologis, kerusakan lingkungan jelas mengancam kelima aspek tersebut. Karena itu, menjaga alam merupakan bagian integral dari realisasi maqashid syariah dan perwujudan ketakwaan yang utuh.
Penulis : Lukman Ahmad Irfan
Editor : dipadilaga
Sumber Berita: Nahnu TV
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









