Laksanakan Seminar Nasional Peningkatan Pendidikan, PWNU DIY Hadirkan Prof Mukri

- Penulis

Minggu, 6 November 2022 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional Pendidikan

Seminar Nasional Pendidikan

Pergunu DIY –MANTRIJERON Yogyakarta memiliki kapital sosial ampuh. Marwah Yogyakarta dapat menjadi sandaran lembaga pendidikan yang amat produktif. Orang luar Jogja miliki paradigma, pendidikan Jogja itu terbaik. Demikian Prof Mukri memulai paparan seminar dengan tajuk “Peningkatan Pendidikan di Lingkungan NU” pada Ahad, 5/11/2022 di PWNU DIY.

Lembaga pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) banyak masalahnya dari pada kualitasnya. Masalahnya tinggi namun kualitasnya rendah. Eksistensi terbukti, reputasi belum. Konflik social acap kali tak bisa dihindari, belum lagi masalah keuangan, kekurangan siswa dan sebagainya.

Sejarah mencatat. Pra reformasi LPTNU kalah satu atau sepuluh langkah dengan pendidikan tinggi tetangga sebelah, lumrah. Mereka kelihatan besar dan berkemajuan, wajar. Oleh orde baru tanah dibagi, dana diberi, bahkan kursi menteri mereka yang menduduki. Sementara lembaga pendidikan NU dizalimi jua dimusuhi.

Zaman sudah berubah. Pasca reformasi telah terjadi mobilitas vertical, NU naik kelas. Kesempatan terbuka. Gubernur, bupati, wali kota, lurah, rektor sudah banyak yang NU dulu tidak ada, di perguruan tinggi paling banter menjadi kajur. Demikian mantan Rektor UIN Raden Intan Lampung dua periode tersebut mencontohkan.

Menyelenggaraan pendidikan tidak boleh asal-asalan. Kualitas harus diwujudkan dalam pengelolaan, pelayanan, keuangan, infrastruktur, dan dosen tentunya. “Menjadi berkualitas tidak bisa sendirian. Harus ada back up, harmoni, sinergitas, dan semua disejahterakan, dari kepalanya, gurunya sampai tenaga kebersihannya” sambungnya lagi.

Dipenghujung seminar Prof Mukri berwasiat bahwa masalah harus dikomunikasikan sehingga terselesaikan. Percaya diri harus. Bangga bersama perkumpulan NU yang telah didirikan para muassis yang hebat. Mari pupuk kekompakan. “Kita punya mimpi besar. Kejayaan NU hanyalah persoalan waktu. Jogja adalah kota pengembangan NU”, imbuh Prof Mukri yang juga Rektor UNU Blitar ini memberikan closing statement-nya.

Baca Juga :  PW Pergunu DIY Gelar Silaturahim Bersama PC Pergunu Bantul: Menyoroti Tantangan dan Peluang Pendidikan Era Baru

Seminar yang di pandu Sekretaris PWNU DIY Dr H Muhajir MSi tersebut terasa sangat cepat. Lantaran waktu sangat terbatas tertutup dialog teruntuk para hadirin dari PWNU, PCNU se-DIY, pengurus lembaga, dan banom.

Dr H Muhammad Faesal MH MPd paparkan Perkum PBNU

Diketahui bahwa PBNU menyelenggarakan Seminar Hasil dan Sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kalangan Intelektual pada Ahad, 5/11/22 di PWNU DIY Jl MT Haryono Suryodiningratan Mantrijeron Kota Yogyakarta.

Hadir dalam acara tersebut PBNU yakni; Prof Dr KH Moh Mukri MAg, Dr H Miftah Faqih, H. Choirul Sholeh Rasyid, SE, dan Dr H Muhammad Faesal MH MPd. Sedangkan PWNU DIY hadir formasi lengkap yakni; Rois Syuriah KH Masúd Masduki beserta jajarannya. Dan Ketua Tanfidziyah, Dr KH Zuhdi Muhdlor MA beserta jajaranya. Ozan

Follow WhatsApp Channel www.pergunudiy.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional
Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro
Dilantik di Gedung DPD RI, PW Pergunu DIY Siap Mengawal Masa Depan Pendidikan NU dan Bangsa
Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman
Songsong Konfercab XV PCNU Sleman, Sinergi Kemandirian Jam’iyah dan Penguatan Pendidikan Jadi Sorotan
Mengetuk Keberkahan Muharam lewat Lembar Kemudahan Pendidikan
Suara Shalawat di Sela Deru Mesin: Catatan Spiritual dari Perjalanan Jalur Langit SMK Diponegoro
Merawat Tradisi, Menjemput Masa Depan: Menyiapkan Generasi Emas Nahdliyin di Ekosistem Pendidikan Terintegrasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:28 WIB

PWNU dan PCNU se-DIY Serukan Khidmah Bermartabat di Muktamar Ke-35 NU: Jaga Marwah, Jauhi Politik Transaksional

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:16 WIB

Menepis Khawatir, Menjemput Maslahat: Meneguhkan Komitmen ‘Pesantren Aman’ di Pondok Pesantren Diponegoro

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:57 WIB

Dilantik di Gedung DPD RI, PW Pergunu DIY Siap Mengawal Masa Depan Pendidikan NU dan Bangsa

Senin, 6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Mengutamakan Kesejukan Organisasi, Dr Ariyanto Nugroho Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Sleman

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WIB

Mengetuk Keberkahan Muharam lewat Lembar Kemudahan Pendidikan

Berita Terbaru