Company Profile Koperasi Produksi

BUANA SUBUR MAKMUR (BSM)

Lailatul ijtima petani hayati
Lailatul ijtima petani hayati

Pergunu DIY –Kalasan– Koperasi produksi Buana Subur Makmur (BSM) berdiri pada tahun 2020 di Kalasan. Tepatnya pada Senin 14 Maret 2020 di Tempel Kledoan Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta. Forum lailatul Ijtima lembaga pengembangan pertanian nahdlatul ulama (LPPNU) di rumah Suyoto Budi Santoso bermusyawarah dan bermufakat mendirikan lembaga swadaya pertanian hayati.

BSM mendapatkan pengesahan pendirian badan hukum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Nomor AHU-000815.AH.01.26.Tahun 2021. Akta pendirian koperasi produksi koperasi buana subur makmur (BSM) bernomor 17 tanggal 10 November 2020 dengan Notaris Iriyanto, S.H.,M.M. di Kabupaten Sleman.

Komunitas petani hayati yang tersebar di berbagai perdesaan Kalasan dan sekitarnya berhimpun dan berserikat bersama. Para petani hayati dengan berbagai keahlian masing-masing berjamaah, berkolaborasi, berkontribusi, dan berintegrasi dalam wadah perkumpulan BSM. Eko Nanang Prabowo sebagai ketua perdananya.

Nama BSM merupakan penyatuan dari tiga suku kata. Buana berarti jagat atau benua. Subur maknanya tumbuh besar, sehat, dan kuat. Makmur yakni tidak kekurangan, serba berkecukupan, atau banyak hasil. Buana subur makmur maksudnya menggali kemakmuran melalui usaha pertanian, perikanan, dan peternakan dengan menjaga kelestarian lingkungan alam.   

Pengurus pertama BSM. Ketua Eko Nanang Prabowo, wakil Harjito, sekretaris Fauzan, bendahara Suyoto Budi Santoso, wakil Juritno, pengawas Daryono. Anggota; Gandi Ali Mardana, Parlan, Dwi Ihsan Nugroho, Subagyo Purwanto, Abu Bakar, Suradi, Heri Sutanto, M Muslim, Sunarto, Juritno, Ngadul, Sudaryanto, Sodiq Basuki, Suripto, Widodo, dan Noor Fuad Mujibburakhim

Anggota BSM memiliki beragam kegiatan garapan, keahlian dan kompetensi. Petani padi, polowijo, dan sayuran. Petani ikan, dan ternak. Petani cabai, pisang, dan olah pangan. Petani perekayasa peralatan, dan ahli mekanik. Petani pembuat pupuk dan formulator pupuk organik cair (POC), serta petani pelaku promoting dan marketing.

Sebaran perintis petani hayati BSM ada di Purwomartani, Selomartani, Tamanmartani, Tirtomartani, dan Widodomartani. Keanggotaan perdana dua puluh lima orang. Programnya membangun pertanian integratif. Misinya menghasilkan produk pangan sehat. Perjuanganya menciptakan kemakmuran dan kelestarian alam semesta. (Bj)