Membarui Manajemen, UPZIS NU Kalasan Adakan Bimtek Pengurus

Kunker Ketua LAZIS NU Sleman ke UPZISNU Kalasan

Pergunu DIY –KALASAN– Belum lama ini ketua LAZISNU Sleman, H Sumaeni SAg memberikan bimbingan teknis terkait penggalangan dana masyarakat di kapanewon Kalasan, pada Senin 13/12/21. Hadir dalam pertemuan tersebut Rois Syuriah MWCNU KH Abdur Rasyid dan jajaranya, pengurus Tanfidziyah MWCNU, ketua UPZIS NU Kalasan, Daryono dan jajaranya, perwakilan Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPPNU dan IPNU se kapanewon Kalasan.

H Sumaeni mengajak serluruh pengurus mengoptimalkan gerakan kemandirian melalui KOIN NU. Dana perolehan dilaporakan kepada warga dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan jamaah. Pelaporan dilaksanakan secara berkala sehingga warga menjadi tahu dan bermanfaat. Pengurus harus rutin berkoordinasi sehingga kerja-kerja penggalangan dan pentasarupan lancar dan UPZIS Kalasan berkembang menjadi semakin besar.

Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU) merupakan salah satu program UPZIS NU sebagai gerakan amal secara simultan yang dilaksanakan oleh tim pelaksana di lingkungan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kapanewon Kalasan. KOIN NU menjadi media silaturahmi organisasi dan warga. Pengurus masing-masing lembaga dan badan otonom dapat melaksanakan koordinasi internal (koin) maupun kerja-kerja kolaboratif kelembagaan.  

Program KOIN memiliki maksud dan tujuan untuk kegiatan amal warga masyarakat, guna meningkatkan taraf kesehatan, pendidikan, pembangunan, ekonomi, kemanusiaan dan kesejahteraan warga yang kurang mampu. KOIN NU merupakan penggalangan dana dakwah untuk kemandirian nahdiyyin secara jamiyyah dan jama’ah, secara organisasi dan keanggotaannya.

Penggalangan amal KOIN NU dijalankan petugas UPZIS Kalasan sebagai unit pelaksana teknis Lembaga Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kab. Sleman. Penarikannya dilaksanakan setiap bulan pada Rabu pekan kedua. Pelaporan KOIN dilaksanakan secara berkala, bulanan, triwulan dan tahunan. KOIN NU ditempatkan di setiap pengurus, warga, dan simpatisan NU atau unit usaha warga di wilayah kapanewon Kalasan. Audit kelembagaan dilaksanakan oleh lembaga auditor dan pemerintah. Bimbingan teknis ketua LAZISNU Sleman, menjadi spirit baru bagi pembaruan manajemen UPZIS NU Kalasan.

Daryono berharap pasca PPKM kegiatan warga kembali pulih dan kegiatan KOIN NU bisa dijalankan lebih baik. UPZIS NU Kalasan terdiri dari ketua, sekretaris, bendaharan, dan bidang pentasarufan. Operasionalisasi program KOIN NU UPZIS NU Kalasan dilaksanakan empat koordinator desa dibantu oleh koordinator dusun di masing-masing kalurahan. Empat kordinator tersebut yaitu kordes Purwomartani, Selomartani, Tamanmartani dan Tirtomartani. Perolehan KOIN NU di masing-masing dusun dilaporkan berjenjang kepada lembaga dan publik. Demikian ketua UPZISNU Kalasan imenambahkan.

Kantor manajemen UPZIS NU Kalasan beralamat di kompleks Masjid Dzinnurain Grenjeng Purwomartani Kalasan. Pelayanan dan konsultasi dilaksanakan setiap waktu secara online dan offline. Mintra kerja KOIN NU adalah lajnah, badan otonom, warga masyarakat, lembaga pemerintah, lembaga swasta, ataupun dunia usaha.

Pentasarufan KOIN NU dipergunakan di jalan Allah, li’ilalikalimatillah dan syiar keagamaan. Tiga tahun terakhir diwujudkan dalam dukungan pembangunan kantor MWCNU, bantuan peningkatan pendidikan warga, guru dan ustadz TPQ, kegiatan sosial dan kemanusiaan, santunan fakir miskin, dan yatim piatu. KOIN NU juga dibelanjakan untuk fasilitasi kesehatan warga, mobil Ambulan MWCNU Kalasan.    

UPZIS NU Kalasan tiga bulan ke depan akan memastikan semua pengurus harian MWCNU menjadi kontributor KOIN NU. Berikutnya pengurus lembaga atau lajnah, dan pengurus badan otonom di lingkungan MWCNU Kalasan. Pada Maret 2022 seluruh pengurus ditargetkan tercatat semuanya secara administratif. Sembari demikian triwulan pertama 2022 warga nahdiyyin dan simapatisan NU juga menjadi target pelanggan KOIN NU, termasuk di segmen para pelaku duni usaha. (Ozan)